TUGAS I

TUGAS I
Maritha Try Rachmadani

Kamis, 27 Juni 2013

MENGAPA KASUS BANK CENTURY SULIT DI BONGKAR



MENGAPA KASUS BANK CENTURY SULIT DI BONGKAR

Kasus Bank Century kembali bergulir. Tapi apakah kasus ini bisa berhasil diusut secara tuntas ? Pengamat politik Sugeng Soerjadi Syndicate, Toto Sugiarto memprediksi pengusutan kasus Bank Century  tak akan semulus seperti apa yang diharapkan. Sebab, kasus itu   mengaitkan banyak pihak. "Dulu kasus ini sudah terang benderang, ketika pansus DPR (DewanPerwakilan Rakyat) menyelesaikan penyelidikannya.Namun, ketika itu langkah DPR terhenti pada keputusan yang kurang akurat dan tepat, yaitu menyerahkan pada proses hukum," Padahal, proses politik yang berhasil diselesaikan itu telah membuka kasus sangat yang sangat jelas bahwa kasus Bank century banyak pihak yang berada dalam kasus ini.

Masalah dana talangan Bank Century senilai Rp6,7triliun tidak diragukan lagi merupakan tindakan kriminal. Hal tersebut sudah tergambar jelas dari hasil audit sementara Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Tidak diragukan lagi kalau itu adalah tindakan criminal.
Walau demikian, hal tersebut nampaknya akan susah untuk dibongkar. Pasalnya, masalah Century tersebut merupakan masalah politis.Apalagi, kasus ini mengarah ke Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani. "Kalau dibuka bisa saja, tapi tidak di pemerintahan yang sekarang ini.Mungkin di pemerintahan masa selanjutnya,”
 
Namun, karena dasarnya memang setiap partai politik (parpol) banyak teribat dalam kasus korupsi, maka pada saat itu ada upaya saling menyembunyikan apa yang mereka ketahui menggunakan cara-cara mencari kelemahan masing-masing. Akhirnya kasus Century yang sudah sangat jelas itu menjadi tenggelam dengan alas an diserahkan pada proses hukum.  Dengan sekeras apapun usaha untuk memecahkan masalah bank Century tetap akan susah karena, Para politik akan saling mengunci. Masing-masing para politik mengetahui apa "perbuatan" partai lainnya. Hampir bisa dipastikan yang akan terjadi saling mengunci, dan nasib kasus ini akan tetap sama. Memang ada invisible hand yang mengatur agar masalah ini tidak menjadi masalah pidana. Apalagi, anggota BPK sekarang ini banyak yang bermasalah, dan umumnya merupakan politisi dari Partai Demokrat.

Menurut saya, tidak  mengherankan  lagi kalau orang BPK nantinya akan banyak berkaitan dengan para penegak hukum. Begitu juga bukan tidak mungkin audit Bank Century hasilnya akan sama seperti hasil penyelidikan sebelumnya yaitu tidak memuaskan dan sia-sia.  


Sumber :
1. http://nasional.sindonews.com/read/2013/03/06/12/724398/parpol-saling-mengunci-kasus-century-sulit-dibongkar 
2. http://lifestyle.okezone.com/read/2009/10/23/320/268718/320/search.html

Selasa, 18 Juni 2013

Banyak Koruptor Di Indonesia


Banyak Koruptor Di Indonesia
            Para pejabat atau para DPR dan para petinggi lainnya , mengapa mereka sangat mudah sekali untuk mengambil uang rakyat. Uang yang digunakan untuk memperbaiki pembangunan, untuk perekonomian negara, uang untuk memperbaiki fasilitas indonesia. Dicuri oleh para koruptor untuk kesenangan hidupnya dan keluarganya. Mereka bisa hidup mewah, belanja-belanja barang yang harga lebih dari 1jt, membeli mobil mewah, berjalan-jalan keluar negeri tanpa memikirkan rakyatnya diluar sana yang memerlukan bantuan dari pemimpinnya.
 Seharusnya pemimpin itu memberi contoh yang baik dan berguna buat penerus bangsa indonesia , melindungi masyarakat, memberi yang terbaik buat masyarakat, memperhatikan lingkungan masyarakat. Pemerintah juga harus memperhatikan  pembangunan gedung-gedung terutama gedung sekolah, karena banyak sekali gedung sekolah di Indonesia  yang tidak layak di gunakan , bahkan ada yang sekolah dengan atap yang bocor, tembok sudah retak, dan ada sekolah dengan seadanya. Coba kalian pikir bagaimana kalau sekolahan itu roboh,sangat membahayakan sekali bukan buat murid-murid disekolah ? selain itu juga pemerintah harus memperhatikan infrastruktur jalan seperti pembuatan jembatan yang aman untuk diseberangi.
            Apa mereka tidak tau bagaimana kehidupan masyarakat yang jauh dari fasilitas dan kendaraan umum. Sering kita lihat diberbagai media banyaknya masyarakat yang bersekolah dengan penuh perjuangan, mereka menyebrang sungai dengan arus yang sangat deras tanpa ada rasa takut. Kehidupan yang jauh dari perkotaan dan fasilitas yang layak, demi mencapai cita-citanya  mereka berjuang dengan mempertaruhkan nyawanya untuk menyebrangi sungai itu. Padahal mereka masih sangat kecil, tapi mereka sangat pemberani demi sekolah dan mewujudkan impiannya mereka menyebrangi sungai disaat air sedang meluap dan dengan arus yang sangat deras. Tapi apa yang kita lihat dengan para pemimpin dan para petinggi di Indonesia ini. Di mana para pemimpin Indonesia apa mereka tidak tau bahwa jalan itu sangatlah berbahaya untuk anak seumur mereka. Harusnya pemerintah membuat fasilitas jalan yang benar-benar aman untuk berjalan atau membuat sekolah yang lebih dekat dari desa mereka. Tapi apa ! Mereka malah bersenang-senang, mereka berjalan-jalan keluar negri, membelikan barang mewah buat anaknya, menyekolahkan anaknya keluar negeri, membelikan mobil mewah dengan uang rakyat.  Di mana hati nurani mereka sebenarnya ? Bagaimana kalau anak-anak mereka mengalami itu semua. Rakyat kecil juga penerus bangsa , bukan anak pejabat saja yang menjadi penerus bangsa tapi semua anak-anak Indonesia akan menjadi penerus bangsa.  Dan rakyat kecil juga mempunyai cita-cita dan impian mereka, jadi mereka juga memerlukan fasilitas yang layak untuk mencapai cita-citanya. Bukan anak pejabat saja yang diberi fasilitas lebih dan sekolah bagus, tetapi semua masyarakat indonesia juga membutuhkannya.
            Kalau lagi mau pemilu saja banyak calon Presiden , Pemerintah, DPR, menjanjikan banyak impian seperti perbaikan jalan, sekolah gratis, dan lain sebagainya. Tapi setelah mereka jadi apa yang kita lihat mereka lupa dengan janji-janjinya. Katanya sekolah gratis tapi kenapa di indonesia banyak yang tidak sekolah hanya karena tidak punya biaya. Coba kita lihat anak pinggiran di Jakarta ini  jangankan SMA, SD pun tidak mampu mereka untuk mencapainya . Sedangkan untuk mencari pekerjaan itu memerlukan ijazah, bahkan jaman sekarang ijazah SMA itu sudah banyak tidak dipakai oleh perusahaan-perusahaan apa lagi tidak sekolah . Bagaimana Indonesia bisa maju kalau penerus bangsanya tidak mendapatkan pendidikan yang semestinya mereka dapatkan. Jadi tidak hanya waktu pemilu saja pemerintah memperhatikan masyarakat disaat mereka sudah jadi juga harus memperhatikan .
            Banyak sekali para pemimpin yang merugikan  masyarakat , seharusnya pemimpin itu menginspirasikan masyarakat agar Indonesia bisa lebih semakin maju baik dalam perekonomian, pembangunan dan lain-lain. Kalau semua pemimpin korupsi bagaimana Indonesia akan maju , bagaimana masyarakat bisa hidup sejahtera dan tentram. Jika Pemimpin rakyat semua seperti itu  pada siapa lagi masyarakat memberi kepercayaan untuk memimpin Negara mereka agar Indonesia ini bisa hidup sejahtera, tentram, damai, dan jauh dari demo. Sedangkan semua pemimpin disini hanya memberi janji semata dan tanpa berfikir panjang mengambil uang rakyat. Saya ingin semua pemimpin rakyat diperiksa bukan  Cuma yang sudah ketahuan saja tapi semua pemimpin dan para DPR apakah mereka semua korupsi atau tidak , dengan begitu kita semua tau mana pemimpin yang korupsi atau tidak . Dan semoga dengan munculnya para pemimpin dan DPR yang sudah ketahuan korupsi diberi hukuman yang setimpal dengan apa yang mereka lakukan selama ini dan tak lupa buat masyarakat janganlah memilih pemimpin Cuma hanya karna dibayar atau disuap lewat sebuah amplop. Saya berharap pemimpin kedepannya akan lebih baik, jujur, dan mementingkan kepentingan masyarakat dibandingkan pribadinya sendiri.
           

Rabu, 12 Juni 2013

HUKUM



HUKUM

Hukum di Indonesia
Tujuan hukum adalah menciptakan atau mendatangkan kemakmuran dan kebahagiaan pada rakyatnya, melayani masyarakat dengan seadil-adilnya tanpa melihat derajat, martabat dari seseoarang tersebut. Tapi menurut saya hukum di Indonesia sangatlah kurang baik dalam menjalan dan menegakkan hukum yang seadil-adilnya. Hukum di Indonesia sangat kurang memadai dalam melayani masyarakat terutama masyarakat kecil.
Hukum di Indonesia kurang memberikan perhatian bagi rakyat kecil, bahkan para pihak-pihak hakim dan karyawan lain juga sangat tidak adil  dan tegas dalam memberikan keputusan. Hukum di Indonesia juga tidak adil dalam memberikan dan menentukan hukuman kepada para terpidana. Banyak sekali contoh kasus-kasus ketidak adilan yang kita lihat di media-media  , atau pun di lingkungan umum tempat kita tinggal.  Kasus-kasusny adalah para koruptor-koruptor di Indonesia saat ini sedang sangat marak-maraknya di pemberitaan. Pada tahun 2012 kasus korupsi Gayus Tambunan yang telah menerima suapan dari para mafia pajak. Dikasus ini sudah kita lihat bahwa hal ini sudah sangat-sangat  melanggar hukum dan sangat merugikan masyarakat Indonesia. Tapi apa yang kita lihat gayus Tambunan diberi hukuman yang tidak setimpal dengan apa yang telah dia perbuat. Gayus hanya dihukum 4 tahun saja dari perbuatannya yang menyelewengkan uang pajak, uang itu tidak sedikit melainkan uang itu sangatlah berjumlah sangat besar. Jadi menurut saya hukuman yang diberikan pada Gayus sangat ringan, bahkan Gayus Tambunan juga masih bisa berjalan-jalan keluar negeri padahal beliau seharusnya ada di penjara. Apa menurut anda apa setimpal hukuman yang diberikan Gayus Tambunan dengan perbuatannya ? Sangat  mudah bukan bagi Gayus Tambunan yang mempunyai uang berlimpah untuk menyuap para polisi bahkan para petugas hukum. Sangat terlihat sekali kalau para mafia penyuap dan yang disuap sangatlah banyak di Indonesia ini. Disini saya hanya menjelaskan salah satu contoh  dari para koruptor yang ada, masih banyak lagi dari yang kita lihat di Media dan kabar berita yang kita dengar.
Apakah kalian tau seorang  nenek yang tertangkap hanya karna mencuri coklat untuk makan dia yang kelaparan. Sungguh tidak adilnya hakim memberikan dakwaan pada  seorang nenek yang hanya mencuri coklat. Dan sungguh tidak berprikemanusiaan orang yang melaporkan nenek tersebut, hanya karna sebuah coklat yang tidak seberapa nilainya orang itu membuat nenek tersebut menjadi lebih menderita . Di manakah letak prikamanusiaan di Indonesia ini dan di manakah letak keadilan didalam hukum ini ? Hanya karna mencuri coklat seorang nenek di penjara selama 12 tahun tidak sebanding bukan dengan para koruptor yang mencuri uang rakyat beratus-ratus juta bahkan bermiliyaran yang hanya di hukum selama 5 tahun atau bahkan 4 tahun. Sebuah coklat yang harganya tidak sampai Rp10.000 di bandingkan dengan uang ber-Miliyaran. Sungguh tidak adil bukan hukum di Indonesia ini, kenapa para hakim di Indonesia ini dan yang bertugas di hukum hanya melihat orang yang mempunyai uang saja  kenapa masyarakat kecil hanya dipandang sebelah mata saja. Apakah harus mempunyai banyak uang untuk mendapatkan perhatian dan perlindungan dari para hakim dan jaksa ? Kalau semua hakim dan jaksa seperti itu dari mana lagi masyarakat kecil mendapatkan perlindungan, dari mana masyarakat mendapatkan keadilan. Sedangkan tujuan hukum adalah menyejahterakan, melidungi, bahkan memberi keadilan kepada semua masyarakat. Bukan dari kalangan penjabat tinggi saja tetapi juga semua masyarakat kecil. Tetapi apa yang kita lihat hukum di Indonesia ini, semua hanya berpihak pada masyarakat yang memiliki uang saja. Sudah terbukti bukan banyaknya para mafia penyuap dan yang disuap di Indonesia .
Urai diatas membuktikan bahwa sangat memprihatikan hukum di Indonesia ini . Sangat sulit bagi rakyat kecil untuk mendapat keadilan dan perlindungan dari para mafia peradilan. Mungkin yang tidak mendapat sorotan adalah lembaga kemasyarakat karna tidak banyak diamatin oleh pihak masyarakat dan media. Lembaga yang seharusnya menciptakan keadilan dan kesejahteraan, ternyata tidak menjalankan tugasnya sebagai panutan masyarakatnya dengan baik. Keprihatinan yang mendalam tentunya melihat reformasi hukum yang masih berjalan lambat dan belum memberikan keadilan dan kesejahteran bagi masyarakat terutama masyarakat kecil.Pada dasarnya apa yang terjadi dikasus yang kita lihat merupakan ketiadaan keadilan yang di persepsi masyarakat. Ketiadaan keadilan ini merupakan akibat dari pengabaian hukum , ketidakhormatan pada hukum , ketidakpercayaan pada hukum  serta adanya penyalahgunaan hukum. Sejumlah masalah yang layak dicatat berkenaan dengan bidang hukum antara lain:
1.      Sistem peradilan yang dipandang kurang independen dan imparsial
2.      Belum memadainya perangkat hukum yang mencerminkan keadilan social
3.      Inkonsistensi dalam penegakan hukum
4.      Masih adanya intervensi terhadap hukum
5.      Lemahnya perlindungan hukum terhadap masyarakat
6.      Rendahnya kontrol secara komprehensif terhadap penegakan hukum
7.      Belum meratanya tingkat keprofesionalan para penegak hukum
8.      Proses pembentukan hukum yang lebih merupakan power game yang mengacu pada kepentingan the powerfull daripada the needy.

Jadi menurut saya hukum di Indonesia harus lebih diperhatikan dan harus lebih dikembangkan dalam menegakkan hukum dengan benar, jujur dan adil.

HUBUNGAN ANTARA HUKUM, EKONOMI, Dan KESEJAHTERAAN MASYARAKAT




HUBUNGAN ANTARA HUKUM, EKONOMI,
Dan KESEJAHTERAAN MASYARAKAT


Hubungan Antara Hukum Dan Ekonomi

Hukum adalah sistem yang terpenting dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan. dari bentuk penyalahgunaan kekuasaan dalam bidang politik, ekonomi dan masyarakat dalam berbagai cara dan bertindak, sebagai perantara utama dalam hubungan sosial antar masyarakat terhadap kriminalisasi dalam hukum pidana, hukum pidana yang berupayakan cara negara dapat menuntut pelaku dalam konstitusi hukum menyediakan kerangka kerja bagi penciptaan hukum, perlindungan hak asasi manusia dan memperluas kekuasaan politik serta cara perwakilan di mana mereka yang akan dipilih.
Ekonomi merupakan suatu wadah atau bentuk organisasi masyarakat yang memiliki tujuan memenuhi kebutuhan masyarakat dan meningkatan kesejahteraan masyarakat. Kehidupan ekonomi mensyaratkan adanya tertib social yang di dalamnya terdapat kegiatan ekonomi.  Disisi lain, ekonomi memiliki pengaruh sendiri terhadap hukum. Pengaruh ini dalam bentuk pertimbangan-pertimbangan untung-rugi yang berpengaruh pada kerja hukum. Karena tidak semua orang patuh terhadap hukum atas dasar hukum memang harus di taati. Masyarakat pun bias mentaati hukum karena tujuan-tujuan lain untuk memperoleh keuntungan ekonomis. Sebaliknya, jika tidak melihat keuntungan eknomis, maka akan rugi dan tidak mentaati hukum yang ada. 
Dalam pembangunan ekonomi di Indonesia tidak lah merata, di karenakan tidak di jiwai aspek kemanusiaan dan aspek yang menyeluruh. Terbukti bahwa hasil postif dari perkembangan yang pesat ini hanya berarti untuk para pelaku ekonomi beskala besar ata di sebut golongan atas. Sedangkan golongan bawah, mereka justru dirugikan karena tidak dapat menikmati hasil-hasil pembangunan ekonomi.
 Ada 2 model dalam strategi pembangunan ekonomi, yaitu :
a. model ekonomi berencana
b. model ekonomi pasar  

            Model ekonomi berencana, menekankan tujuan dan menyandarkan kekuatan pada hukum, maka akan di lihat sebagai suatu transformasi dari kegiatan ekonomi. Negara sebagai pendukung utama dalam rencana. Di sini hukum sebagai penterjemah tujuan ke bentuk norma-norma dan sebagai acuan yang di cita-citakan. Sedangkan ekonomi pasar tidak digerakkan dari pusat kekuasaan, akan tetaoi ke mekanisme pasar, seperti permintaan dan penawaran.di sini hukum dipandang sebagai ramalan, pandangan, dan jaminan kepastian hukum demi lancarnya suatu usaha. Dan juga sebagai media kreatif bagi pelaku usaha atau sebagai jaminan pelindung agar merasa aman dalam bertransaksi.

Hubungan Pertumbuhan Ekonomi Dengan Kesejahteraan Masarakat

Kesejahteraan sosial sebagai sistem yang terorganisasi dari pelayanan-pelayanan dan lembaga-lembaga sosial, yang dirancang untuk membantu individu-individu dan kelompok-kelompok agar mencapai tingkat hidup dan kesehatan yang memuaskan. Maksudnya agar tercipta hubungan-hubungan personal dan sosial yang memberi kesempatan kepada individu individu pengembangan kemampuan-kemampuan mereka seluas-luasnya dan meningkatkan kesejahteraan mereka sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan masyarakat.
Hubungan antara Pertumbuhan Ekonomi dengan Kesejahteraan Masyarakat adalah apabila pertumbuhan ekonomi baik maka tingkat pendapatan masyarakat juga akan meningkat, selain itu dari peningkatan pendapatan yang terjadi masyarakat akan mampu memenuhi kebutuhan hidupnya lebih baik hal ini menunjukan bahwa kesejahteraan dalam bentuk pendapatan masyarakat mulai meningkat, apabila pendapatan masyarakat meningkat dan pengangguran berkurang otomatis tindak kriminal akan berkurang dan semakin membaik, aksi deminstrasi akiibat ke tidak puasan akan kebijakan yang ada pun akan menurun apabila mereka menikmati hasil yang mereka kerjakan bisa sebanding dengan penghasilan yang mereka terima.

            5 prioritas langkah kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, adalah :
·               percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin.
·               peningkatan kualitas simberdaya manusia Indonesia.
·               pemantapan reformasi birokrasi dan hukum serta pemantapan demokrasi dan keamanan nasional.
·               penguatan perekonomian domestik yang berdaya saing didukung oleh pembangunan pertanian, infrastruktur dan energi.
·               peningkatan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup.

            Selain itu kesejahteraan masyarakat juga dapat di tingkatkan dengan mengadakan training-training di balai latihan kerja untuk menambah jumlah pekerja tenaga ahli agar perkembangan teknologi serta pemasukan negara bisa terus tumbuh berkembang.

Sumber :
1.  http://hukum-on.blogspot.com/2012/06/pengertian-hukum-menurut-para-ahli.html